Article Detail

BERMAIN ITU MENGASYIKKAN DAN BANYAK MANFAATNYA

Horeee……………………….kita menang,” terdengar teriakan yang sangat riuh dari anak-anak yang sedang bermain di halaman sekolah. Kegembiraan tampak muncul di wajah-wajah polos anak-anak. Rupanya ,anak-anak itu baru saja menyelesaikan permainan yang sangat menyenangkan. Kelompok yang memenangkan permainan tentulah sangat bangga dan senang. Namun disudut lain dari pihak anak-anak yang kalahpun tampak wajah-wajah ceria, meski mereka kalah tapi mereka telah merasa puas dalam berjuang dalam permainan itu. Meski tidak meraih kemenangan anak-anak tidak merasa kecewa,sedih ataupun marah-marah, mereka masih bisa tertawa. Rasa sportivitas seperti  belum tentu dapat muncul jika tidak diwadahi oleh yang namanya permainan.

                Seringkali banyak orangtua melarang anak-anaknya untuk bermain dengan alasan bermain itu membuang-buang waktu. Seringkali orangtua membatasi bahkan merampas hak bermain anak-anak dan memaksa anak-anak untuk menghabiskan waktunya dengan belajar atau mengikuti berbagai macam les privat. Padahal kita semua mengetahui bahwa masa kanak-kanak adalah masa bermain.Dengan bermain, kemampuan atau potensi kecerdasan anak-anak akan lebih terasah.

                Dalam masa perkembangkan  anak, bermain merupakan masa atau proses yang sangat penting dan harus dilewati oleh anak-anak. Dengan bermain,kemampuan anak akan berkembang dengan baik.

“Bermain merupakan suatu kegiatan atau tinglkah laku yang dilakukan secara sendirian atau berkelompok dengan menggunakan alat atau tanpa alat , untuk mencapai  tujuan tertentu.” (Soegeng Santosa : 2002)

                Dari pendapat diatas, tampak bahwa pentingnya bermai  bagi anak-anak.Dengan bermain,anak-anak berusaha untuk memiliki keinginan dan dapat mencapai keinginannya. Dengan bermain akan memicu semangat kompetisi yang sehat dalam jiwa anak-anak. Secara fisik dengan bermain dapat  melatih perkembangan otot-otot anak.

                Menurut Wong ( 1990) dan Foster ( 1984)  pengertian bermain adalah suatu kegiatan alamiah yang dilakukan oleh anak atas keinginan sendiri dalam rangka mengungkapkan konflik dirinya yang tidak disadari guna memperoleh kesenangan dan kepuasan.

Dari pendapat  para pakar

diatas kita dapat mengetahui bahwa ketika anak bermain ini dilakukan oleh anak atas kemauannya sendiri tanpa disuruh oleh orang lain. Melalui bermain anak-anak akan mengeksplorasi semua perasaan. Melaui bermain dapat juga sebagai sarana untuk melatih anak-anak dalam menyelesaikan konflik, misalnya konflik dengan teman sebayanya.

                Dari pendapat beberapa pakar ,dapat  kita ketahui bahwa “ bermain merupakan sesuatu yang dibutuhkan anak-anak dalam masa perkembangannya, baik itu perkembangan motorik dan kognitifnya.

Permaianan merupakan suatu alat bagi anak untuk menjelajah dan mencari sesuatu yang baru yang tidak akan mereka temukan jika mereka tidak melakukan dengan sebuah permainan.

                Bermain juga memiliki fungsi dan manfaat untuk mengoptimalkan perkembangan anak, diantaranya yaitu:

  1. Bermain dapat menyeimbangkan motorik kasar seperti : berlari,melompat, bergantung, serta motorik halus seperti menyusun puzzle, meronce,menyusun balok-balok, menggambar, menggunting. Keseimbangan antara motorik kasar dan motorik halus akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan psikologis anak.

  2. Bermain dapat mengoptimalkan kinerja otak kanan. Melalui bermain fungsi kerja otak kanan dapat dioptimalkan ,karena dengan bermain dapat menimbulkan kegembiraan , bahkan pertentangan dengan teman atau orang lain.

  3.  Bermain dapat menjadi sarana anak untuk belajar menempatkan dirinya sebagai makluk sosial. Dalam permainan anak akan berhadapan denga  karakter yang berbeda-beda.

  4. Bermain bersama teman bisa membuat anak belajar member dan berbagi, serta belajar memahami nilai member dan menerima sejak dini.

  5. Bermain juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk berlatih merealisasikan rasa dan sikap percaya diri, mempercayai orang lain, kemampuan untuk bernegoisasi dan memecahkan masalah.

  6. Bermain dapat melatih perkembangan moral etika pada sikap anak. Dalam permainan anak akan beriteraksi dengan orang lain, disini anak akan dituntut untuk mematuhi peraturan dan berlaku jujur atau tidak curang.

  7. Bermain dapat mengembangkan  kreativitas, karena dalam permainan,anak-anak dapat merepapkan ide-ide mereka. Semakin banyak sarana atau media yang digunakan untuk bermain semakin banyak ide-ide yang akan ditemukan oleh anak.

  8. Bermain dapat mengembangkan komunikasi dan bahasa anak karena bermain merupakan salah satu alat komunikasi. Dengan bermain anak dapat mengutarakan maksud dan pemikirannya.

     

    Bermain sangat bermanfaat bagi perkembangan kecerdasan otak anak. Bermain dapat membantu anak untuk mengenali dirinya dan lingkungan di sekitarnya. Namun tetap orangtua tetap harus mengawasi dan mengontrol proses bermain, dan jika perlu beri pengarahan yang bersifat mendidik. Dengan demikian anak-anak akan lebih memahami permainan dan bertanggung jawab akan apa yang telah  dan akan anak-anak mainkan. ( M.M .Sri Indarwati.)

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment